Skip to main content

Menggunakan NFS untuk StorageClass pada OpenShift

Storage Class dapat mempermudah user untuk pneggunaan storage pada container orchestration. Dengan Storage Class, user hanya perlu membuat sebuah Persisten Volume Claim (PVC) dan tanpa perlu sentuhan sedikitput di ranah Persistent Volume atatu NFS server untuk menggunakan layanan storage.

Pada tutorial ini kita menggunakan Kubernetes Incubator untuk membangun Storage Class dan automatic storage provisioning
Berikut adalah requirement yg dibutuhkan :

  1. Red Hat OpenShift
  2. NFS Server

Berikut adalah tutorial untuk membangun Storage Class :

Membuat project dengan nama openshift-nfs-storage

Deploy RBAC untuk nfs storage class

Update permission Service Account

Ubah file yaml untuk menyesuaikan environtment, ada 2 file yaml yang perlu di ubah, yaitu file deployment.yaml (automatic storage provision) dan file class.yaml (Storage Class) :

class.yaml

Key Value
provisioner helper.ocpdev/nfs

deployment.yaml

Environtment Variable Name Value
PROVISIONER_NAME helper.ocpdev/nfs
NFS_SERVER 192.168.1.10
NFS_PATH /mnt/nfs-storage

Berikut adalah hasil file yang sudah di ubah.

class.yaml

deployment.yaml

Deploy Storage Class dan Deployment yang baru saja kita ubah.

StorageClass :

Deployment :

Console >> Administrator >> Storage > Storage Class

Sampai di sini Storage Class sudah dapat di gunakan.

Untuk melakukan percobaan apakah storage class tersebut sudah bisa di gunakan kita dapat melakukan pengetesan PVC dengan menggunakan file test-claim.yaml. File tersebut melakukan pembuatan PVC dengan memanggil storage class bernama helper-nfs-storage.

Cek pv dan pvc :

Secara otomatis PV akan ter create secara otomatis.

Semoga Bermanfaat . . . 

 

Sumber :
https://github.com/kubernetes-retired/external-storage

Pieter Daud Satumalay

DevOps//DBA//Blue Clove Syndicate//D-Beat