Skip to main content

Setting Windows 7 sebagai klien Domain Controller

Setelah kita mengkonfigurasi Primary Domain Controller mengunakan Zentyal Server, maka selanjutnya adalah setting disisi klien.

Untuk pertama kali, setting windows sebagai klien domain controller adalah kita harus setting dns nya diarahkan ke ip server primary domain controller yaitu 192.168.43.54

dns

Read More

Konfigurasi Primary Domain Controller mengunakan Zentyal Server

Zentyal server merukana server colaboration yang didalamnya terdapat beberapa service yang saling terintegrasi seperti mail server, samba, kerberos, OpenLDAP, VPN dll, pokoknya bagi saya lengkaplah dan yang penting adalah OPENSOURCE dan GRATIS hahaha

saya mau cerita nih, sebenernya saya gak punya niatan belajar Domain controller karena saya gak begitu tertarik hihihi, jadi cerita ada seorang dosen dari perguruan tinggi swasta di Bogor jawa barat, dosen itu pingin lab yang dia kelola setiap mahasiswa punya username dan password masing”, dan bisa login diberbagai komputer di lab namun si dosen ini minta semua service harus opensource. waduhhh saya mulai mikir nih, terus gue mulai menawarkan active directory (windows), ya udah pastilah dia gak mau hahaha karena harus beli lisensi :P, mantap pak dosen hehe. Dengan modal sok tau saya mulai menawarkan service semacam active directory yaitu (samba+kerberos+openLDAP) jadilah active directory versi linux. awalnya saya agak ribet buat konfigurasi secara manual, namun setelah googling dan tanya group TNS BPN (groupnya Mas Danu Wiyoto) akhirnya ketemu zentyal server dan bisa di install diubuntu 14.04 kalo 16.04 packetnya blm support.

Read More

[Junos Security] Dual NAT Design Juniper SRX

I made this and this is a note for me as an engineer 🙂 #ea.. If you want to really understand about this post, take your time to understand some of my previous posting in this blog, start from basic is here, if you ready understand, now you can check other post about  source nat and destination nat.

Oke done and you’re ready going to the next part 🙂

Baik, jika anda sudah mengerti maka anda boleh melanjutkan mengikuti tulisan ini, sekali lagi tulisan ini sbetulnya gabungan dari beberapa tulisan sebelumnya, yaitu tentang source nat, destination nat, ataupun static nat. Tulisan ini juga mengikuti kebutuhan di real network design and security, khususnya menggunakan firewall srx. atau anda yang baru ingin mamahami terkait hal ini, mungkin ini akan menjadi pertimbangan anda untuk selanjutnya. Mari kita lihat gambar berikut sapaya lebih clear hehe

nat source destination design

Read More

Trainer, Nework & Security Engineer

[Junos Security] Implementasi Static NAT dan Destination NAT Juniper SRX

Anda mungkin pernah bertanya, bagaimana private server atau DMZ anda bisa diakses dari internet atau dari public user? jawabannya anda bisa lakukan dengan teknik static nat or dest nat. Lalu apa bedanya static nat dengan dest nat, static nat untuk translasi one-to-one mapping ip address, misalnya dari public user akses ke 8.8.4.4 lalu dengan static nat di mapping ke 172.16.4.4, static nat juga digunakan jika anda memiliki cukup banyak ip, sehingga nanti tidak terjadi overload jika pengguna banyak yang mengakses. Adapun destination nat, untuk translasi or mapping dari satu ip ke banyak ip misalnya, misal dari satu ip 202.250.120.2 port 80 maka akan di map ke 192.168.200.1, atau misal 202.250.120.2 port 3306 maka akan di map ke ip 192.168.200.2. Baik mari kita ikuti contoh design nat berikut.

static-dan-destination-nat

 

Sesuai dengan gambar diatas, tulisan ini menekankan pada apa yang bisa dilakukan juniper srx, untk solusi static nat atau destination nat.  Untuk lebih jelas nya mari kita lihat satu persatu seperti berikut ini 🙂

Read More

Trainer, Nework & Security Engineer

Bagaimana Konfigurasi TACACS+ di Juniper

Hallo sobat ketemu lagi di sesi yang lain 😀

Tulisan ini adalah terkait contoh case integrasi juniper ke cisco acs sebgai si tacacs server nya. Mungkin anda akan bertanya kenapa harus perlu integrasiin ke tacacs server? bayangkan jika anda memiliki banyak network element anda pasti akan pusing memanage user untuk network2 anda. nah jika anda mengguakan acs nya ini, anda hanya perlu memanage user nya via acs nya. Oke mari kita lihat contoh topology nya.

tacacs design example

Untuk sisi Juniper yang anda butuhkan adalah informasi berikut:

  1. address dari si tacacs server nya dalam hal ini 172.16.0.1
  2. shared key atau secret key untuk autentikasi dari tacacs ke juniper nya misal : routecloud
  3.  Port tacacs server jika ada
  4.  Class policy, misal RO (read only), super user, atau user-defined.

Untuk sisi ACS anda mereka hanya perlu mengetahui hal berikut:

  1. IP Address perangkat juniper anda misal: 10.1.2.3 sama hostname nya.
  2. Jika anda menggunakan jump server atau bastion host maka ip tersebut harus daftarin juga di acs nya
  3.  sama class policy juga perlu anda informasikan.

Ane tidak membahas di sisi acs nya, tapi informasi di atas seharusnya anda sudah memahami apa yang harus dilakukan rekan anda yang menangani acs nya hehe. Oke seblum anda mengikuti tulisan ini lebih detail ada baiknya anda sudah memahami cara create user atau class user di juniper.

Read More

Trainer, Nework & Security Engineer

[Junos Security] Menggunakan NAT Source untuk Terhubung ke Internet

Hi sobat blogger 🙂

Ini adalah tulisan kedua terkait NAT, tepatnya bagaimana mengkonfigurasi NAT source supaya private network anda terhubung ke internet. Pembahsan NAT source ini yang related dengan real network/case yang biasa terjadi. Oke langsung saja ane coba kasi gambar supaya anda lebih bisa memahami nya.

 

source nat juniper srx gateway

Jadi pada gambar diatas, misal anda memiliki private network 192.168.10.0/24 dengan gateway di srx 192.168.10.1, lalu anda memiliki koneksi ke ISP misal dengan segmen IP 200.250.100.0/29, dimana IP router ISP adalah ip terakhir dari ip tersebut 200.250.100.6/29. Interface out firewall srx adalah fe-0/0/0 dengan ip 200.250.100.1/29. Oke kira2 ada gambaran ya apa yang harus dilakukan untuk pertama kali nya, untuk detailnya mari kita ikuti step berikut:
Read More

Trainer, Nework & Security Engineer

Sejarah dan Arsitektur Openstack

pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sejarah dan arsitektur openstack, setelah beberapa kali mau nulis tapi gak jadi” karena gak sempet hahaha, oke sekarang kita bahas aja. sebenarnya apa itu openstack, arsitekturnya seperti apa dan apa-apa aja yg bisa kita bahas disini :v

Definisi OpenStack

sebelum kita masuk, ke definisi openstack kita harus tau apa sebenarnya openstack itu. Openstack adalah suatu project yang dikembangakan oleh Nasa dan Rackspace dan memiliki beberapa sub project seperti nova, neutron, cinder dll(nanti akan di bahas lebih lengkap)

openstack1

Read More