Skip to main content

Replikasi Memcached Menggunakan Repcached di Ubuntu 16.04

Memcached dapat kita gunakan sebagai cache untuk website atau juga dapat kita gunakan untuk menyimpan session PHP. Jika kita memiliki website yang diletakkan dibeda data center, untuk saling berbagi session agar tidak harus login lagi jika user mengakses site di data center yang berbeda.

Berikut langkah-langkahnya : 

download & install repcached

setelah diinstall memcached akan langsung berjalan, stop proses memcached yang sedang berjalan

Read More

Cara Membuat Port Mirroring (Span) di Open vSwitch

Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara untuk membuat port mirroring (span) pada Open vSwitch. Port Mirroring (SPAN) digunakan biasanya untuk meng-copy traffic dari 1 interface ke interface yang lain. Yang salah satu fungsinya adalah untuk melakukan analisis dari traffic atau juga untuk deteksi serangan seperti IDS/IPS. Teknologi yang terkini terdapat virtual switch yang biasa digunakan oleh hypervisor untuk komunikasi antara VM.

Read More

Server Push pada HTTP/2 di NGINX

Kali ini saya akan membahas salah satu fitur yang ada pada HTTP/2 yaitu server push. berdasarkan RFC 7540 Server Push merupakan fitur yang digunakan oleh server untuk mengirimkan statik konten yang diperlukan untuk membuat tampilan web sebelum client browser me-request konten tersebut. Fungsinya untuk mengurangi waktu tunggu saat melakukan request sebuah file. dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar 1. komparasi server push dengan yang tidak menggunakan server push

pada gambar diatas menjelaskan jika menggunakan get biasa, pertama kali file html akan di-load lalu menyusul me-request file-file yang lain karena terdapat link yang ada di dalam file html tersebut. namun untuk server push, kita akan mendefinisikan file-file apa saja yang akan di-load jika kita me-request salah satu file html, saat server mengirimkan file html server juga akan mengirimkan file konten yang telah difenisikan tersebut.

Read More

High-Availability Database menggunakan Galera Cluster

Salah satu point penting dalam sebuah aplikasi/website adalah database server. Banyak admin yang membuat environment server mereka hanya dengan 1 (single) database karena kesulitan untuk maintain multi database server. Membuat Master-Slave atau Master-Master replication pada database adalah hal yang cukup tricky, untuk instalasi cukup mudah namun implementasi/penyesuaian ke aplikasi terkadang lupa dilakukan.

Untuk menghilangkan hal-hal seperti itu, lebih mudah untuk implementasi high-availability databases menggunakan galera cluster, karena semua database server akan menjadi server aktif yang dapat melayani read/write ke database.  di artikel ini akan dibahas secara jelas bagaimana membangun high-availability database menggunakan galera cluster.

Pada tutorial ini yang akan dibuat adalah galera cluster dengan menggunakan 3 nodes menggunakan MariaDB 10.1 pada CentOS 7 seperti gambar 1.

Gambar 1. Topology Galera Cluster

Read More

Install NGINX 1.10, PHP-FPM 7.0, dan MariaDB 10.1 di CentOS 7

Kemarin, saat mengunjungi website NGINX ternyata telah release versi stable yang sudah support untuk HTTP/2. Dimana dengan HTTP/2, website akan di-deliver ke client dengan lebih cepat dibanding dengan HTTP/1.1, bisa dilihat dari link ini https://http2.akamai.com/demo. karena itu admin langsung mau coba deh migrasiin web ini ke HTTP/2. Di tutorial ini yang akan diinstall adalah NGINX versi 1.10, PHP-FPM versi 7.0, dan MariaDB versi 10.1. Let’s get started.

Install NGINX 1.10

pertama yang dilakukan adalah upgrade centos terlebih dahulu

lalu di-restart jika telah selesai. Read More

Application Delivery Controller – F5

Pada saat ini tren teknologi IT mengacu pada sisi ketersediaan, keamanan dan performa. Para stakeholder menginginkan sistem yang mereka punya selalu UP (running) sehingga client mereka merasa terjamin akan ketersediaan layanan yang diberikan perusahaan, lalu dari sisi keamanan yang dapat menjamin data tidak dicuri oleh hacker ataupun client akan merasa aman saat bertransaksi, dan juga dari sisi performa yang membuat client nyaman karena sistem dapat diakses dengan cepat melalui internet.

Dari keterbutuhan tersebut lahirlah sebuah solusi yang dinamakan Application Delivery Controller (ADC) yang meliputi 3 aspek, yaitu :

  1. High Availability
  2. Security
  3. Performance

ADC

“High Availability, Security, and Performance”

Salah satu penyedia perangkat IT yaitu F5 yang fokus untuk menjawab permasalahan tersebut. Berangkat dari Load Balancer, F5 kini memiliki fitur-fitur untuk menjawab ketiga permasalahan diatas. Fitur-fitur yang diberikan oleh F5 dibagi dan dikelompokkan kedalam bentuk module aplikasi. Berikut list dari module yang ditawarkan oleh F5 :

  1. LTM
  2. GTM
  3. AFM
  4. ASM
  5. APM
  6. SWG
  7. AAM
  8. Silverline
  9. WebSafe

F5-all“Module Aplikasi F5”

Read More