Skip to main content

Install & konfigurasi Openstack Newton Multinode di Ubuntu 16.04 – Part 1

new

Pada pembahasan pertama ini, saya akan fokus ke persiapan server dan initialisasi server node yang akan kita gunakan.

[Topologi]

networklayout

topologi diatas adalah topologi standar yang dipakai pada openstack, untuk controller dan compute memiliki 2 interface yaitu utnuk provider network dan management network.

sebenarnya yang menjadi core untuk openstack bisa beroprasi hanya controller dan compute.

node yang akan kita konfig adalah

  • controller
  • compute
  • cinder (block storage)
  • swift1 (object storage)
  • swift2 (object storage)

Pembahasan pertama adalah

[Controller Node]

  • Setting ip address

sesuaikan dengan network yang anda miliki

konfigurasi hostname

merubah hostname pada server menjadi controller

kemudian tambahkan pada /etc/hosts, untuk memberikan inisal pada setiap node

Perhatikan untuk ip 127.0.1.1 sebagi resolve untuk hostname, lebih baik di comment (#) supaya hosts alias mengarahkan ke ip controller. tapi jangan hapus 127.0.0.1

 

[Compute Node]

  • Setting ip address

sesuaikan dengan network yang anda miliki

konfigurasi hostname

merubah hostname pada server menjadi compute

kemudian tambahkan pada /etc/hosts, untuk memberikan inisal pada setiap node

Perhatikan untuk ip 127.0.1.1 sebagi resolve untuk hostname, lebih baik di comment (#) supaya hosts alias mengarahkan ke ip compute. tapi jangan hapus 127.0.0.1

 

[Cinder Node – Block Storage Node (optional)]

untuk block storage ini sebenarnya bersifat optional artinya tanpa mengkonfig bagian ini, sebenarnya openstack sudah bisa digunakan. namun fungsi cluster storagenya blm maksimal.

  • Setting ip address

sesuaikan dengan network yang anda miliki

konfigurasi hostname

merubah hostname pada server menjadi cinder

kemudian tambahkan pada /etc/hosts, untuk memberikan inisal pada setiap node

Perhatikan untuk ip 127.0.1.1 sebagi resolve untuk hostname, lebih baik di comment (#) supaya hosts alias mengarahkan ke ip cinder. tapi jangan hapus 127.0.0.1

 

[Swift1 Node – Object Storage Node (optional)]

untuk object storage ini sebenarnya bersifat optional artinya tanpa mengkonfig bagian ini, sebenarnya openstack sudah bisa digunakan.

  • Setting ip address

sesuaikan dengan network yang anda miliki

konfigurasi hostname

merubah hostname pada server menjadi swift1

kemudian tambahkan pada /etc/hosts, untuk memberikan inisal pada setiap node

Perhatikan untuk ip 127.0.1.1 sebagi resolve untuk hostname, lebih baik di comment (#) supaya hosts alias mengarahkan ke ip swift1. tapi jangan hapus 127.0.0.1

 

[Swift2 Node – Object Storage Node (optional)]

untuk object storage ini sebenarnya bersifat optional artinya tanpa mengkonfig bagian ini, sebenarnya openstack sudah bisa digunakan.

  • Setting ip address

sesuaikan dengan network yang anda miliki

konfigurasi hostname

merubah hostname pada server menjadi swift2

kemudian tambahkan pada /etc/hosts, untuk memberikan inisal pada setiap node

Perhatikan untuk ip 127.0.1.1 sebagi resolve untuk hostname, lebih baik di comment (#) supaya hosts alias mengarahkan ke ip swift2. tapi jangan hapus 127.0.0.1

jika sudah disetting diharapkan untuk me-reboot servernya

[Test Koneksi]

kita akan mentesting koneksi dari semua node

  • Test dari controller

dari controller , kita test koneksi ke compute

  • Test dari compute

dari compute , kita test koneksi ke controller

*jika saat ping hasilnya tidak replay mungkin ada masalah pada firewall yang blok protocol icmp atau blok police inputnya

 

[Network Time Protocol (NTP)]

NTP adalah suatu protocol yang berfungsi untuk mensinkronisasi waktu antara server node 1 dengan server node yang lainnya. pada openstack ini kita akan mengunakan aplikasi chrony sebagai ntp servernya

[Controller Node]

pada controller kita setting sebagai ntp server dan ntp client, yang nantinya controller ini akan menjadi ntp server untuk node yang lainnya.

apabila tidak bisa di install karena packet blm tersedia, maka jalankan perintah ini apt update, untuk mengupdate repository

kemudian edit file /etc/chrony/chrony.conf

pada pool yang pertama disable dan tambahkan pool di bawahnya

kemudian di restart service ntp nya

 

[Node yang lain]

apabila tidak bisa di install karena packet blm tersedia, maka jalankan perintah ini apt update, untuk mengupdate repository

kemudian edit file /etc/chrony/chrony.conf

pada pool yang pertama disable dan tambahkan pool di bawahnya

kemudian di restart service ntp nya

 

[Verfikasi NTP]

  • jalankan perintah di controller

  • jalankan perintah di node yang lain

hasil diatas sudah benar, pada controller ntp servernya mengarah ke ntp publik sedangkan dari node yang lain (compute, cinder dll) mengarah ke controller

[Menambah Repository]

Tambahkan repository pada semua node

setelah ditambah repositorynya, sekarang kita akan menupdate dan dist-upgrade

jika sudah di update dan dist-upgrade , maka setelah itu OS harus di reboot, karena proses upgrade akan menambah kerel baru ke os

kemudian install openstack client

pastikan pada proses installasi tidak ada packet missing atau error.

okee untuk install openstack newton part-1 sudah selesai, selanjutnya kita akan menginstall databasenya pada part-2

Alan Adi Prastyo

network & system engineer