Skip to main content

Konfigurasi VTN (Virtual Tenant Network) Opendaylight Boron SR3 di GNS3

OpenDaylight Virtual Tenant Network (VTN) adalah aplikasi yang menyediakan multi-tenant virtual network pada SDN controller.

Biasanya Jaringan berbasis tenant sering diimplementasikan di tempat-tempat publik seperti bandara, perkantoran dimana disana terdapat banyak pelangan yang harus diisolasi networknya, sebagai contoh misalnya pada sebuah bandara terdapat beberapa maskapai, antar maskapai jaringannya harus diisolasi walaupun secara fisik jaringanya terpusat pada satu switch namun secara logic sebenernya jaringanya terpisah.

nah, kalo VTN (virtual tenant network) sebenarnya sama seperti jaringan berbasis tenant pada umumnya, bedanya Opendaylight VTN adalah semua konfigurasi VTN dilakukan di Controller SDN sehingga menjadi terpusat dan mengunakan protocol RESTCONF untuk push confignya.

selain itu keunikan VTN adalah logical abstraksi plane dengan ini mengmungkinkan memisahka logic plane dengan physical plane. Pengguna dapat merancang dan menerapkan jaringan yang diinginkan tanpa mengetahui topologi jaringan fisik atau pembatasan bandwidth.

Komponen utama pada VTN adalah

  • VTN Manager
  • VTN Coordinator

VTN Manager adalah pluguin di opendaylight yang dapat berinteraksi dengan modul lain untuk mengaktifkan fitur VTN di opendaylight SDN controller. ini juga menyediakan interface REST API untuk mengkonfigurasi komponen VTN di opendaylight, protocol ini sering disebut RestConf. Selain iu VTN juga dapat di implementasikan di openstack untuk memisahkan jaringan antar tenant.

Fitur pada VTN manager :

  1. Odl-vtn-manager => menyediakan API JAVA dari VTN Manager.
  2. Odl-vtn-manager-rest => menyediakan API REST dari VTN Manager.
  3. Odl-vtn-manager-neutron => menyediakan integrasi dengan antarmuka Neutron.

VTN Coordinator adalah aplikasi eksternal yang menyediakan antarmuka REST bagi pengguna untuk menggunakan OpenDaylight VTN Virtualization. VTN Coordinator berinteraksi dengan VTN Manager. biasanya VTN Coordinator dapat mengkoordinasikan beberapa vtn manager.

Contoh penerapan VTN manager

Bisa dilihat dari paparan diatas secara physical plane dari h1 ke h3 harus melewati 3 switch namun dari pandangan VTN dari h1 ke h3 hanya melewati virtual bridge, itulah yang disebut bahwa penguna tidak perlu tahu jaringan fisiknya. Ayooo langsung kita mulai saja ngelabnya 😀

LAB GNS3

Pada lab Ini kita butuh :

1 SDN Controller (Opendaylight Boron SR3), 3 OpenvSwitch, 4 VPCS (sebagai client)

untuk menginstall openvswitch di GNS3 bisa liat disini

Setting IP Address pada VPCS

Installasi Opendaylight di Centos

IP Management SDN Controller = 10.10.10.1/24 (Generic Driver – Udp tunnel dari GNS3)

IP external = 192.168.21.100/24 (Host Only Adapter)

Buka Web Browser

Openvswitch-1

Konfigurasi pertama pada openvswitch adalah memberikan ip management untuk berkomunikasi dengan SDN Controller

Mapping Interface

Ubah port eth1 ke br1 (secara default semua port di ovs ada di br0)

ini dipisahkan karena berfungsi sebagai interface management sehingga tidak digabuung dalam interface access. setelah itu set ip di eth0

setelah itu aktifkan interface eth0 dan test ping ke ip sdn controller

Set br0 ke SDN controller

Dump-Flow Br0

karena dari controller belum ada push flow, maka pada br0 hanya ada flow ke controller saja

untuk openvswitch-2 dan openvswitch-3 lakukan seperti openvswitch1 hanya bedakan ipnya saja

Openvswitch-2

Mapping Interface

Set br0 ke SDN controller

Dump-Flow Br0

Openvswitch-3

Mapping Interface

Set br0 ke SDN controller

Dump-Flow Br0

Melihat dari Dashboard Opendaylight

terdapat 3 switch openflow yang sudah terhubung ke sdn controller.

Test Ping PC1 ke semua PC (sebelum di set VTN)

secara default semua koneksi tidak terhubung karena belum ada flow pada masing2 switch openflow (use ovs)

Konfigurasi VTN di Controller mengunakan REST API (Restconf), saya akan menghubungkan PC1 ke PC3

PC1 ================= vBridge ============== PC3

Membuat Tenant Baru, dengan nama vtn1

Membuat Bridge dengan nama vbr1 pada vtn1

Membuat dua interface pada bridge vbr1 utnuk menghubungkan PC1 ke PC3

Langkah terkahir, lakukan Mapping interface if1 dan if2 ke openflow switch ( dalam hal ini openvswitch)

PC1 ======================(if1)vBridge(if2)====================== PC2

Untuk step akhir ini kita harus liat dari dashboard opendaylight

Mapping interface eth10 pada ovs1 ke interface if1

Mapping interface eth10 pada ovs3 ke interface if2

Tahap terkahir adalah testing Ping PC1 (10.212.113.10) ke PC3 (10.212.113.30)

Berhasil!, PC1 dapat ping PC3 namun tidak bisa ping ke host yang lain karena tidak ada flow yang mengarah ke PC yg lain, mari kita lihat flow dimasing-masing OVS

Flow OpenvSwitch1

Flow OpenvSwitch2

Flow OpenvSwitch3

Bisa diliat pada masing-masing ovs sudah terdpat flow yang dipush melalui controller SDN (itu yang namanya asbtraction dimana kita tidak perlu config langsung ke device namun cukup di controller saja)

Hasil REST di Controller SDN Opendaylight

#verfikasi configurasi by rest API

kalau ingin menghapus caranya sperti ini

mungkin cukup sekian dulu untuk tutorialnya, initnya setiap controller SDN mempunya karaktersitik tersendiri seperti opendaylight, onos dan floodlight. jadi kita dapat mengunakan controller tersebut sesuai dengan kebutuhkan kita.

Ref : docs.opendaylight.org/en/stable-boron/user-guide/virtual-tenant-network-(vtn).html

Sekian wassalamualaikum

Alan Adi Prastyo

network & system engineer