Skip to main content

Menginstall Openstack Newton AIO (All In one) VM pada Opensuse Leap 42 – LAB 2

Pembahasan untuk LAB 2 ini kita akan membahas lebih spesifik ke Block Storage dan Object Storage.

Sebelum nya Anda harus coba LAB 1 Terlebih dahulu

[Block Storage]

selection_192

Komponen pada Cinder (Block Storage) diantaranya adalah

  • Cinder API Berfungsi untuk merespon permintaan dan menempatkan permintaan tersebut dalam antrian pesan (message queue – RabbitMQ)
  • Cinder Backup Berfungsi untuk membackup sebuah volume block storage ke repository penyimpanan eksternal
  • Cinder Scheduler berfungsi memberikan tugas ke antrian (dalam hal ini yaitu message queue- RabbitMQ) dan menentukan provisioning volume server
  • Cinder Volume berfungsi untuk mengarahkan penyimpanan sebuah instance/VMs

sebelum kita menginstall cinder untuk service block storage, kita harus buat dulu sebuah partisi LVM

Pembuatan Partisi LVM

setelah dilakukan fdisk -l ternyata kita memiliki hardisk /dev/sda, maka selanjutnya kita langsung masuk saja ke hardisk tersebut dengan cara fdisk /dev/sda.

jika belum paham command di fdisk bisa ketikan m untuk membuka menu help, kemudian tekan n (untuk membuat partisi baru), untuk first sectornya (enter) , Last Sectornya (+5G) untuk memberikan kapasitas 5GB pada partisi yang kita buat ini.

kemudian kita ketik p untuk melihat semua partisi

ternyata partisi yang kita buat typenya Linux, padahal kita pinginnya LVM,  ketikan t untuk mengubah type partisi, kemudian masukan nomornya yaitu 5 (/dev/sda5) , jika tidak hafal kodenya ketikan L, kemudian pilih 8e

setelah itu kita verifikasi lagi, dengan command p

Oke, sekarang partisi /dev/sda5 sudah menjadi Linux LVM. kemudian disave settingannya dengan command w

karena kita membuat partisi pada system yang sedang berjalan maka kita harus mereboot os atau mengetikan partprobe

sebelumnya kita harus mengecek posisi hardisk kita berada dimana dengan cara seperti ini

dari hasil diatas maka posisi harisk sda berada head -3 dan tail -1, maka rubah script 06-cinder.sh untuk posisinya

  • setelah itu jalanakn script 06-cinder.sh

pada file 06-cinder.sh terdapat beberapa komponen yang diinstall diantaranya adalah cinder-api, cinder-scheduler, qemu, lvm2 dan cinder-volume.

pastikan ketikan menjalankan script tidak ada yang error, kemudian verifikasi service dibawah ini

pastikan keempat service diatas semuanya aktif, kemudian verifikasi volume service

jika ada 2 service yang up maka cinder telah sukses di install

untuk mengecek physical volume dan volume group bisa dengan perintah dibawah ini

kemudian testing via Dashbaord

Project => Compute => Volumes => Create Volume

selection_193

kemudian liat hasilnya seperti ini

selection_194

jika pada status Available maka, pembuatan volume berhasil, ketika dicek dengan vgs maka Freenya tinggal 4GB

  • Attach vol0 ke vm01

caranya cukup mudah, masuk ke Project => Compute => Instance => pilih vm yang mau di attach volume

selection_195

kemudian liat informasinya klik vm0-1 kemudian pilih overview

selection_196

  • Membuat instance dari Volume  Source image

membuat volume dengan ukuran 1GB didalamnya terdapat image cirros

kemudian melihat jarinagn yang dimiliki dengan cara neutron net-list

kemudian membuat sebuah instance dengan nama vm1 dengan flavor m1.tiny kemudian hardisknya volume vol2 dan networknya terhubung dengan net-int0

  • Mengecek instance yang kita punya

dengan itu maka, imagenya tersimpan pada sebuah block storage. ini cukup direkomendasikan.

  • perbedaan instace yang pake volume sama yang tidak pakai

dari hasil itu sudah kelihatan yang atas dia tidak pakai volume sedangkan yang bawah mengunakan volume yang dalamnya ada image cirros, yang memakai volume tidak ada disk ataupun disk.info hanya ada console.log

[Object Storage]

selection_197

komponen Swift diantanya seperti dibawah ini

  • Swift Account berfungsi untuk menangani daftar container dengan akun database
  • Swift Container berfungsi untuk menangani daftar objek yang didalamnya ada container khusus dengan akun database
  • Swift Object berfungsi untuk store, retrive dan delete objek
  • Swift Proxy berfungsi untuk mengekspos API publik, menyediakan otentikasi, dan permintaan rute.
  • Swift Auditor berfungsi untuk memverifikasi integrasi akun, container, objek, dan melindungi terhadap corrupt data
  • Swift Replicator berfungsi untuk memastikan replikasi konsisten dan tersedia diseluruh cluster secara cepat termasuk garbage collcation
  • Swift Updater berfungsi untuk mengidentifikasi dan retries gagal update

Swift atau Service Object Storage adalah suatu layanan seperti Drobox atau google drive, kita dapat menyimpan data berupa file, .iso dan lain”

sebelum kita menginstall swift untuk service object storage, kita harus buat dulu sebuah partisi linux

Pembuatan Partisi Linux

masuk ke partisi dengan cara fdisk /dev/sda kemudian ketikan p untuk melihat semua partisi

kita akan membuat 3 partisi dengan masing-masing 1 GB, metode sama seperti tadi waktu create partisi di block storage

kemudia melihat total partisi dengan menekat tombol p

kemudian tekan tombol w untuk menyimpan hasil konfigurasi partisi

akan muncul error, tapi tidak apa-apa nanti kita jalankan partprobe.

sebelumnya kita harus mengecek posisi hardisk kita berada dimana dengan cara seperti ini

dari hasil diatas maka posisi harisk sda berada head -3 dan tail -1, maka rubah script 07-swift.sh untuk posisinya

  • setelah itu jalanakn script 07-swift.sh

setelah selesai install swift maka pastikan semua service pada swift sudah jalan

kemudian cek status swiftnya

jika ingin menyimpan data bisa ke Project => Object Store => Container => kemudian klik +Container => masukan nama container

container disini itu sebenarnya hanya sebuah folder , kemudian nanti ada file sebagai objeknya.

selection_198

disitu contohnya saya membuat sebuah folder namanya rcn, kemuian dialamnya saya upload file skripsi.

nantinya file skripsi ini akan di replikasi ke 3 partisi yang sudah kita buat tadi.

Oke sekian dulu untuk tutorial LAB2 ini semoga bermanfaat

wassalamualaikum…..

Alan Adi Prastyo

network & system engineer