Skip to main content

Migrasi vm dari xenserver 6.5 ke openstack

Openstack adalah platform cloud operating sistem yang sangat poluler untuk saat ini, bahkan cloud provider yang semula mengunakan platform vmware, xen cintrix, on App dan  yang lainya sudah mulai mengimplementasikan openstack pada platform cloudnya. Tentu ini disebabkan selain  openstack itu free dan open source, karena yang support openstack hampir semua vendor networking dan virtualisasi.

Okee, masuk ke inti pembahasan yaitu migrasi vm dari xenserver 6.5 ke openstack. jadi ceritanya gini broooo

Pada dasarnya skenario yang saya lakukan hanya mengambil virtual hardisk dari xen server kemudian diconvert mengunakan qemu-img (karena hypervisor openstack mengunakan kvm), setelah itu di push ke openstack 😀

Xen Server 6.5

Pada dasarnya xenserver itu gratis namun untuk memanage xen server kita butuh Citrix xen Center (kalo ini ada licensenya)

sebelumnya saya sudah membuat vm di xenserver (cuma satu aja, kan cuma sample :P), didalamnya saya isi centos dan ada nginx diatasnya sudah ditest jalan normal. tahap selanjutnya adalah mengconvert vm tersebut menjadi virtual disk yang bisa dikenali oleh qemu-img. Sebenarnya kita bisa mengkexport langsung dari xen center namun formatnya adalah ovf/ova atau xva, seperti dibawah ini

namun tidak sesederhana itu, ternayata fitur convert di qemu-img tidak support untuk convert format extensi ovf, ova atau xva. jadi saya cari jalan lain untuk mengconvert virtual disk di xen server supaya dapat dikenali qemu-img.

  • qemu-img format support

setelah di baca sana-sini dari dokumentasi cintrix dan xen server, ternyata xenserver dapat di convert menjadi vdi  atau vhd, tapi untuk opsi ini kita harus coba diconsole xenserver tidak bisa melalui xen center.

Sebelumnya ssh dulu ke xenserver kemudian cek vdi nya , xe vdi-list

setelah itu kita cari uuid pada server,  kemudian langsung aja convert ke vhd (virtual hardisk), untuk cara convertnya sangat sederhana yaitu xe vdi-export uuid=<no_id_server> filename=nama-file.vhd format=vhd –progress

kalo proses convert sudah bermasil maka akan muncul proses convert dan total waktu yang dibutuhkan untuk convert. kalo udh dapat hasil convert file .vhd maka copy aja file tersebut ke openstack kemudian di convert jadi qcow2, langsung kita coba aja guyss 😀

setelah di convert menjadi qcow2, maka kita harus coba update template yang kita buat, untuk menyesuaikan file xml dari xenserver, misalnya pada xenserver tipe bus yang digunakan untuk virtual hardisk adalah ide dan nic nya e1000, namun secara default di openstack mengunakan virtio (karena base nya kvm), karena kalo tidak menyesuaikan maka virtual hardisk dari xenserver tidak bisa booting di openstack. sebelumnya saya sudah menyediakan image untuk “pancingan” saja wkwkw 😀

kemudian coba update template imagenya

kemudian setelah itu kita membuat port dengan memberikan fix-ip pada port tersebut sehingga ketika port tersebut diassign ke instance maka instance tersebut akan mendapatkan fix-ip.

nantinya ketika kita create vm, maka ketika memilih port tinggal comot aja port yang sudah kita buat ckck, “singkat cerita kita sudah create ‘vm-pancingan’ dengan mengunakan port yang sudah kita buat”

*Note = kalo sudah pilih port tidak usah pilih network lagi waktu create instance “pancingan”

ini adalah instance “pancingan” sudah sudah ter-create dan vm tersebut ada di compute0, setelah itu copy file server.qcow2 ke compute0 kemudian overwrite file tersebut ke direktory /var/lib/nova/instances/id_instance/

kemudian, ssh ke compute0, dan overwrite disk di instance yang dijadiin “pancingan”, kalo mau overwrite maka vm-pacingan harus matiin dulu 😀

setelah itu coba aktifkan kembali vmnya.

okee, migrasi vm dari xen server ke openstack (hypervisornya kvm) sudah berhasil dengan cara “pacingan” 😀

Quote : “terkadang dalam dunia per-server-an kita tidak harus sesuai manual book untuk menyelesaikan masalah, bahkan kita membutuhkan  cara ‘pacingan’ untuk menyelesaikan masalah” 😀

Mungkin ini bukan cara best-practice, namun jika teman-teman punya cara lebih baik bisa komen dibawah ini 😀

See you, semoga puasanya lancar dan diberi keberkahan 🙂

wassalamualaikum

Alan Adi Prastyo

network & system engineer