Skip to main content

Installasi OpenLiteSpeed PHP 7 di Centos 7

Sebelum mencoba install Openlitespeed, sebaiknya anda baca artikel Apa itu openlitespeed?

untuk memulai install openlitespeed, kita harus download reponya terlebih dahulu

setelah itu install openlitespeednya

openlitespeed yang saya install adalah 64 bit, jadi kita juga harus install OS centosnya yg 64 bit juga

kemudian menambahkan repositori epel-release untuk menginstall beberap software tambahan

kemudian install paket tambahan untuk PHP 7

Read More

Fitur-fitur pada Web Server OpenLiteSpeed

Fitur Utama

  • Arsitektur Event Driven dengan sumber daya yang rendah pada (RAM dan CPU) dari pengunaan yang berlebihan.
  • Menangani ratusan ribu koneksi secara bersamaan tanpa mengalami lonjakan yang berlebihan
  • GUI Web Admin dengan statistik secata real time
  • Rewrite Engine mengunakan sintax apache mod_rewrite
  • Dapat melakukan wroker process untuk scalability web. dengan memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan tertentu pada wroker tertentu.
  • High Performance coding mengunakan kqueue (FreeBSD dan OS X), epoll (Linux), /dev/poll (Solaris), dan poll
  • High Performance untuk caching halaman web
  • Support untuk modul third party melalui API (Application Programming Interface) seperti LSIAPI

Read More

Install NGINX 1.10, PHP-FPM 7.0, dan MariaDB 10.1 di CentOS 7

Kemarin, saat mengunjungi website NGINX ternyata telah release versi stable yang sudah support untuk HTTP/2. Dimana dengan HTTP/2, website akan di-deliver ke client dengan lebih cepat dibanding dengan HTTP/1.1, bisa dilihat dari link ini https://http2.akamai.com/demo. karena itu admin langsung mau coba deh migrasiin web ini ke HTTP/2. Di tutorial ini yang akan diinstall adalah NGINX versi 1.10, PHP-FPM versi 7.0, dan MariaDB versi 10.1. Let’s get started.

Install NGINX 1.10

pertama yang dilakukan adalah upgrade centos terlebih dahulu

lalu di-restart jika telah selesai. Read More

Install Ansible (DevOps Tool) di Backbox (ubuntu 14.04)

Ansible adalah software free dan open source yang berfungsi untuk mendeploy aplikasi, configuration management dan orchestration banyak node mengunakan satu system. ansible ditulis mengunakan bahasa pemrograman python. pada saat ini ansible sering digunakan untuk DevOps tool (otomation tool) sangat mempermudah tugas sysadmin dalam memanagement Data Center.

 

Read More

install OpenDayLight Lithium SR3 pada ubuntu 14.04 LTS

Opendaylight adalah project open source kolaborasi yang banyak di dukung oleh banyak vendor, seperti cisco, juniper , brocade dan lain lain yang di kelola oleh The Linux Foundation. Opendaylight merupakan salah satu controller pada SDN (Software Defined Networking) dan juga NFV (Network Function Virtualization) yang di tulis dengan bahasa pemrograman java.

Read More

Konfigurasi High Available Load Balancer dengan Keepalived dan Haproxy pada Centos 7

HAProxy adalah sebuah aplikasi opensource berbasis Linux yang biasa digunakan sebagai load balancing trafic jaringan. Load balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi. Teknik balancing dapat menggunakan beberapa cara yang berbeda, tergantung kekompleksan yang ada.

Load balancing umumnya dikelompokkan dalam dua kategori : Layer 4 dan Layer 7, Layer 4 load balance bertindak pada data di network TCP (IP, TCP, FTP,UDP). Layer 7 load balance mendistribusikan permintaan dari client berdasarkan data yang ditemukan pada layer Application seperti HTTP. Maka dari itu sangat penting untuk mengerti, apa yang sebenarnya dibutuhkan jaringan sebelum membuat keputusan melakukan konfigurasi load balancer.

Keepalived merupakan routing software yang dapat dikombinasikan dengan Haproxy, keepalived mengunakan protokol VRRP (Virtual Routing Redudancy Protocol) yang bisa melakukan metode failover, terhadap Haproxy pada 2 load balancer

Topologi

a

Load Balancer
Konfigurasi Load Balancer 1

Read More