Skip to main content

Membuat Replicated Volume di GlusterFS 3.10

Pada tutorial lanjutan ini saya akan membahas tentang replicated volume di glusterFs 3.10, kira-kira apa perbedaanya dengan distributed volume dan bagaimana keutungan dan kerugianya ketika kita sudah mengunakan metode ini didalam envirotnment yang sudah production. Ayoo kita bahas secara mendalam ­čÖé

Perbedaan Replicated volume dan Distributed  volume adalah :

  • pada distributed volume, semua file yang disampan pada cluster storage akan di distribusikan ke seluruh brick didalam volume, namun disitu tidak ada replikasi antar filenya.
  • pada replicated volume, semua file yang disimpan pada cluster storage akan di replikasi ke semua brick didalam volume, ┬ádengan nilai replicasi sebanyak volume yang ada. namun untuk masalah banyaknya replikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Keuntungan replicated volume adalah 

  • Data yang disimpan pada cluster storage, akan di replikasi ke semua volume. Sehingga ketika salah satu node mati, ketersediaan data masih ada di node yang lain

Kekurangan replcated volume adalah

  • untuk menerapkan skema replicated volume memutuhkan node yang cukup banyak yaitu minimal 2 node dan misalkan kita punya 3 node dengan kapasitas masing-masing node adalah 5 GB, jika kita menggunakan replicated volume maka yang akan terbaca dalam sistem storage cluster hanya 5 GB saja.

Baik, kita sudah membahas keuntungan dan kekurangan replicated storage selanjutnya kita langsung mulai saja konfigruasinya. namun sebelum anda memulai konfigurasi replicated volume, maka saya sarankan anda harus menginstall glusterFSnya dulu disini dan membaca sedikit tentang distributed volume disini.

Jenis Replicated volume adalah disini file akan replikasi dengan jumlah tertentu diberbagai brick pada volume jadi file akan disimpan pada brick hpc01 , hpc02 dan hpc03 . Salah satu keuntungan utama dari volume replicate adalah bahwa jika satu brick gagal, maka data masih dapat diakses dari brick yang direplikasi. Volume tersebut digunakan untuk keandalan yang lebih baik dan redundansi data.

Jadi skema replicated volume yang akan dilab kan adalah seperti diatas, dimana nanti semua file yang tersimpan pada cluster storage akan di replikasi ke masing2 hpc.

setelah itu config cluster storage  (cukup dilakukan pada satu node saja misal di hpc01 )

gluster peer probe berfungsi untuk membuat cluster pada glusterfs, sehingga semua node bisa saling berkominikasi dan menjadikannya satu cluster. setelah itu kita bisa melihat status cluster dengan cara seperti ini

Pastikan state peer in cluster bernilai connected, utnuk semua node.

Sebelumnya kita harus membuat direktori atau brick pada semua node hpc

setalah itu buat volume dengan tipe replica yang dilakukan disalah satu node saja ( contoh : hpc01)

Pada settingan diatas artinya file akan di replikasi sebanyak 3 kali (replica 3) yang akan di replikasi ke semua node, karena jumlah nodennya ada 3.

setelah succes membuat vol_replica maka volume tersebut supaya bisa diakses oleh client maka harus di start terlebih dahulu.

setelah itu, kita bisa memverifikasi volume replica dengan cara seperti berikut ini

dan setelah itu kita bisa melihat status volume

Alan Adi Prastyo

network & system engineer