Skip to main content

Membuat cluster di proxmox 5.1

Cluster pada proxmox dibutuhkan ketika kita sudah memiliki lebih dari satu mesin fisik proxmox, sehingga perlu dilakukan cluster untuk mempermudah dalam memanagement semua node proxmox, dalam satu dashboard.

Kelebihaan Cluster

  • management terpusat mengunakan web base
  • multi master cluster, dimana setiap node, dapat memanage cluster
  • pmxcfs: datebase-driven file system untuk store file konfigurasi, replikasi secara real time pada semua node mengunakan corosync
  • mudah dalam migrasi mesin virtual dan container antar host pve
  • cepat dalam deployment
  • cluster-wide service seperti firewall dan HA

Requirements Cluster

  • semua node harus mengunakan network yang sama, karena corosync mengunakan IP multicast utnuk komunikasi antar node. Corosync mengunakan port UDP 5404 dan 5405 untuk komunikasi cluster (bebrapa switch tidak support ip multicast by defaultnya dan harus di aktifkan secara manual)
  • Tanggal dan waktu harus sinkron
  • ssh tunnel mengunakan port tcp 22
  • jika tertarik lebih kearah HA, maka butuh minimal 3 node untuk diaktifkan quorumnya. Semua node harus memiliki versi yang sama
  • untuk rekomendasi membutuhkan dedicated NIC untuk traffik cluster, lebih khusus lagi jika mengunakan share storage

Berikut adalah sekema lab nya

Terdapat 3 node pve, dimana nanti pembuatan cluster akan dibuat oleh pve01. kondisi awal sebelum di cluster

Install ntp pada semua node untuk mensamakan time nya.

setelah itu buat cluster dengan nama routecloud pada pve01

lihat status clusternya pada pve01

Untuk tahap selanjutnya adalah Menambahkan node pve02 dan pve03 ke cluster routecloud

setelah semuanya ditambahkan kedalam cluster, selanjutnya kita bisa cek status clusternya

semua node sudah masuk kedalam cluster

goal : nantinya setelah dibuat cluster kita bisa set HA, jadi misalkan salah satu pve mati, maka vm atau container akan pindah secara otomatis ke pve yang aktif, tentunya untuk membuat HA, kita juga harus mempertimbangkan storage cluster juga 😀

mungkin cukup sekian tutorialnya semoga bermanfaat, Wassalamualaikum 🙂

Alan Adi Prastyo

network & system engineer