Skip to main content

Membuat Hyper Converged Infrastructure (HCI) dengan Ceph Storage Cluster dan Proxmox 5.1

Hyperconverged Infrastructure sangat berguna untuk deployment dimana permintaan infrastruktur yang tinggi namun memiliki anggaran keuangan yang tidak terlalu besar.

HCI memberikan keuntungan sebagai berikut:

  • Scalability
  • Low Cost
  • Data protection dan efficiency
  • Simplicity
  • Opensource

Ceph is a distributed object store and file system designed to provide excellent performance, reliability and scalability – http://ceph.com.

Proxmox Ve mendukung Ceph RADOS Block Device yang akan digunakan untuk VM dan disk container. Untuk deployment yang lebih kecil, itu sangat memungkinkan untuk menginstall ceph pada pve host.

Keuntungan Ceph

  • Mudah untuk disetup dan management dengan dukungan cli atau gui pada proxmox VE
  • Thin provisioning
  • Mendukung Snapshots
  • No single point of failure
  • Self healing
  • Scalable ke tingkat exabyte
  • Setup pool dengan karakteristik kinerja dan redundansi yang berbeda
  • Data direplikasi, sehingga bisa fault tolerant
  • Dapat berjalan pada perangkat keras yang ekonomis
  • Tidak perlu RAID controller
  • Management yang mudah
  • Opensource

Topologi Lab

sebelumnya kita harus setting cluster proxmox terlebih dahulu disini , setelah itu setting networknya untuk storage

Network for ceph cluster storage

Pve01

Pve02

Pve03

Install Paket Ceph Luminous pada semua node pve

kemudian membuat konfigurasi initial ceph, setelah menginstal paket ceph kita perlu untuk mengkonfigurasi initial ceph hanya pada satu host pve saja, dengan network khusus storage.

Membuat ceph monitor pada semua node pve

Ceph Monitor berfungsi untuk memetakan file yang akan di letakan pada OSD

pve01

pve02

pve03

Membuat Ceph OSD

OSD (Object Storage Daemon) berfungsi untuk menyimpan virtual disk vm dan container. Untuk define awal osd harus hati-hati karena akan menghapus semua data pada disk yang didaftarkan sebagai osd.

Pve01

pve02

pve03

dashboard ceph di proxmox

setelah itu setting keyring ceph pada semua node pve

kemudian buat pool storage

Pve01 => Ceph => Pools => Create (ceph-vm => untuk image vm)

Pve01 => Ceph => Pools => Create (ceph-lxc => untuk contrainer)

Setelah itu tambahkan storage untuk vm ke pool yang sudah di buat

Datacenter => Storage => Add => RBD (external) * (monitor = 192.168.200.50,192.168.200.51,192.168.200.52)

Setelah itu tambahkan storage untuk lxc ke pool yang sudah di buat

Datacenter => Storage => Add => RBD (external) * (monitor = 192.168.200.50,192.168.200.51,192.168.200.52)

Tampilan dashboard, ketika sudah tambahkan storage RBD

 

 

Alan Adi Prastyo

network & system engineer