Skip to main content

Membuat VM di Proxmox VE 4.3

vm

VM atau virtual machine adalah menjalankan software pada sebuah mesin komputer secara virtual seperti layaknya komputer asli.

untuk membuat VM di proxmox, itu seperti hypervisor yang lain seperti vmware ataupun hyper-v. namun ada beberapa yang harus diketahui sebelum meng-create vm.

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah

  • Mengupload ISO

ISO yang diupload bisa berbagai macam, windows, ubuntu, mikrotik dan lain-lain.

selection_079

untuk upload nya cukup simple, kalo di vmware vsphare itu namanya “Datastore” , tapi sebelumnya saya sudah upload template ubuntu.

selection_080pada content pilih “ISO image” kemudian select file => iso yang akan di upload. setelah itu klik “upload”

selection_081

pastika, hasil upload ISO nya sudah selesai, kalau sudah upload iso maka langkah selanjutnya adalah membuat vm

  • Create VM

selection_082

pilih Create Vm pada kanan atas

selection_083

pada tab general pilih node sebagai tempat untuk create vm nya, kmudian isikan nama untuk vm, setelah itu Next

selection_084

pada tab OS ini pilih jenis OS yang akan diinstall , misalnya saya mau install ubuntu maka saya pilih linux kernel 4.X, kemudian Next

selection_085

pada CD/DVD ini berfungsi untuk media installernya, disitu ada 3 opsi media yang akan digunakan :

  1. Use CD/DVD from storage local, berarti kita mengakses iso yang sudah di upload.
  2. opsi kedua use physical CD/DVD artinya kita bisa load CD pada media optical drive physical

tapi biasanya pakai opsi pertama.

selection_086

pada tab HardDisk ini, kita mensetting hardisk apa yang kita gunakan, kemudian hardiksnya itu mau disimpan dimana, misalnua di local-lvm dengan besar kapasitas 8GB. udah itu aja yg disetting, sisanya hanya optional, setelah itu Next

selection_087

pada tab CPU, kita bisa pilih berapa core, kemudian type nya

selection_088

untuk memori, diberi size 512 MB, namun jika kita ingin mengunakan range memory juga bisa, dan itu lebih flexibel. namun saya pakai fixed size hanya untuk testing.

selection_089

kemudian pada network, kita bisa memilih mode yang akan digunakan, misalnya

  1. Bridge mode artinya kita bisa langsung bridge me pyshical NIC mengunakan vmbr0, konsepnya sama kaya virtualisasi yang lain
  2. NAT mode artinya kita memberikan mode NAT pada vm nya

untuk model, ada beberapa model seperti intel, realtek , vmware dan VirtIO, namun saya pakai virtio agar lebih mudah ketika integrasi ke kvm atau libvirt.

selection_090

pada comfrim ini hanya memastikan aja dari hasil setting tadi, dirangkum jadi satu, untuk dicek apakah ada kesalahan atau tidak.

selection_091

ini hasil create vm, pada node pve terdapat vm yang sudah kita buat.

selection_092

ternyata setelah saya, running vm-nya ada masalah Error : No Accelerator Found!, woow setelah googling ternyata masalahnya ada pada hypervisor yg kita pakai, yaitu secara default KVM namun karena kita mengunakan virtualbox sebagai media untuk mengemulaasikan hardware maka, vitur kvmnya gak bisa digunakan di proxmox.

selection_093

pada kvm hardware virtualization pilih No dengan untag pada Enablenya, kemudian OK, coba kita jalankan vmnya sekarang.

selection_094

Berhasil jugaa, kalo mau liat VNC nya bisa klik console aja, biar bisa remote by web browser mengunakan VNC.

okee cukup sekian dulu, semoga bermanfaat 🙂

Alan Adi Prastyo

network & system engineer